• Bisnis Exclusive

    Create your own banner at mybannermaker.com!
  • Create 

your own banner at mybannermaker.com!
  • Daftar DBS

Yang terjadi jika film Hollywood hengkang…

Seandainya Film Hollywood tidak diputar lagi di Bioskop Indonesia…

Huhmm… kemarin Blackberry, lalu facebook dan twitter, sekarang giliran film-film Hollywood yang diisukan akan hengkang dari pasar Indonesia karena rencana pemerintah untuk menaikan pajak impor film asal Hollywood. Kita sebagai masyarakat hanya dapat menunggu kepastian dari isu tersebut sambil mengkritisi hal itu. Daripada sebel sendiri akan ketidakpastian yang ada, MSN kembali mencoba berandai-andai tentang apa yang akan terjadi jika film Hollywood benar-benar tidak masuk lagi ke pasar Indonesia. Kira kira… bakal jadi lebih baikkah?

Layar tancap hidup kembali.
Membaca tweet Joko Anwar, salah satu sineas Indonesia, yang mengatakan “Kenapa gue harus ‘hore!’ gak ada film impor di bioskop? Kalo bioskop tutup gue mau tayangin film di mana? Di Monas?”; kami jadi berpikir… mungkin tidak selamanya tutupnya bioskop membuat dampak yang buruk. Coba deh kita inget-inget lagi, kapan terakhir kalinya Anda nonton layar tancap? Pasti sudah lama kan. Siapa tau… kalau bioskop tutup layar tancap jadi hidup kembali untuk mendukung perfilman Indonesia. Selain itu, kalau layar tancap kembali hidup, pasti kita akan lebih dekat dengan para tetangga kita karena acara nonton bersama.

Catatan: Awas, rentan mis bar…. (gerimis bubar)

Bioskop dikuasai film-film Indonesia
Daripada tidak nonton apa-apa, mending nonton film Indonesia. Mudah-mudahan saja para sineas akan tertantang untuk memperbaiki mutu film Indonesia. Sehingga yang kita tonton adalah yang sekelas “Naga Bonar jadi Dua”, “Arisan!”, “Perempuan Punya Cerita”, “Berbagi Suami”, “Laskar Pelangi”, “Sang Pemimpi”, “KALA”‘ “Janji Joni”, bukan sekelas kisah cinta kuntilanak dan teman-temannya…

Film-film lama diputar kembali
Daripada tutup sia-sia, mungkin bioskop akan memutar lagi film-film lama. Sudah pada kangen sama Titanic, Ghost atau bahkan belum pernah nonton Charlie Chaplin? Tak ketinggalan pula Film-film “klasik” Indonesia yang tidak kalah bagusnya dengan film-film Indonesia jaman sekarang! Mau buktinya? Coba deh, nonton film horornya (Alm.) Susanna, lirikan matanya dijamin lebih bikin merinding daripada nonton film horornya Dewi Persik dan Julia Perez!

Masuk film-film dari negara lain
Mati satu tumbuh seribu! Gak ada film Hollywood, masih ada film Bollywood! Siapa tau, dengan gak adanya film-film Hollywood di bioskop Indonesia, akan masuk film lainnya dari India, China, Taiwan, Thailand, Korea Selatan, Perancis, Inggris, bahkan dari Amerika Latin! Tentunya akan menjadikan film-film yang diputar di Indonesia beragam. Jadi, kenapa kita tidak mempersiapkan diri untuk duduk lebih lama di bioskop sambil menonton film India mulai dari sekarang!

Pengusaha bioskop bangkrut
Film-film yang diputar d bioskop mayoritas masih didominasi oleh film-film layar lebar produksi Hollywood. Industri film Indonesia memang sudah mulai menunjukkan giginya, tapi masih belum siap menyaingi para produsen film asal Hollywood. Jika hanya memutar film Indonesia, pengusaha bioskop pasti yang terkena langsung imbasnya. Regenerasi film yang diputar di bioskop akan menjadi lama dan akhirnya akan membuat bioskop sepi dan bangkrut.

Angka pengangguran meningkat
Efek domino tidak dapat dipungkiri! Yang paling kena imbas dari kebijakan ini ya masyarakat Indonesia sendiri. Jika bioskop bangkrut dan tutup, coba bayangkan berapa banyak karyawannya yang akan kehilangan pekerjaannya. Mulai dari mereka yang berjaga menjual karcis, satpam, penjaga pintu, cleaning service, dan juga mereka yang menjual snack di bioskop. Akhir-akhirnya malah menciptakan masalah baru lagi deh.

Penjual DVD bajakan jadi semakin kaya.
Ada satu pihak yang paling diuntungkan dari dihentikannya pemutaran film Hollywood di bioskop Indonesia! Dan pihak itu tak lain dan tak bukan adalah para penjual DVD bajakan! Dari poling yang dilakukan oleh MSN saja nih, sebagian besar responden mengatakan jika film Hollywood berhenti diputar di bioskop Indonesia, hal pertama yang mereka lakukan adalah membeli DVD bajakan! Coba, kebayang tidak gimana naiknya omset para penjual DVD bajakan!

Buku kembali laris
Ayo… kapan terakhir kalinya Anda membaca novel maupun buku-buku lainnya? Dengan tidak adanya film Hollywood di bioskop, pasti akan membuat kita malas menonton film di bioskop. Sebagai gantinya, mungkin kita akan membaca lagi buku Harry Potter atau Lord of The Ring yang telah kita beli. Apalagi sekarang banyak film Hollywood yang diadaptasi dari buku, kita tinggal baca bukunya deh jika penasaran.

Pacaran di bawah pohon mangga
Di jaman modern ini, selain untuk nonton, bioskop juga menjadi salah satu tempat bagi anak muda untuk pacaran. Kalau bioskop sampai tutup, berarti kita harus mencari tempat baru dong untuk pacaran. Mungkin dengan dihentikannya film Hollywood di bioskop Indonesia kita akan kembali ke masa orang tua kita pacaran, di mana pohon mangga bisa menjadi salah satu alternatifnya. Mungkin kita bisa menanam pohon mangga dari sekarang, selain bisa menjadi alternatif tempat pacaran, kita juga mendukung gerakan go green loh!

Sumber : http://entertainment.id.msn.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: